Para ahli menekankan bahwa gelombang gravitasi memiliki sifat yang sangat lemah. Detektor paling presisi dalam sejarah manusia pun masih harus berjuang keras untuk mendeteksinya.

Lebih jauh lagi, karakteristik sinyal gelombang gravitasi hanya muncul pada fase akhir benturan objek langit, sehingga mustahil untuk diprediksi secara akurat dalam jangka waktu lama."

Ada dua kekeliruan besar dalam klaim itu. Pertama, gelombang gravitasi bergerak secepat cahaya, sehingga mustahil diprediksi jauh sebelumnya tanpa melanggar hukum fisika. Kedua, NASA bukanlah lembaga yang memantau fenomena ini, melainkan kolaborasi riset LIGO-Virgo-KAGRA. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Kardin