TEL AVIV, TELISIK.ID - Dalam suasana konflik yang makin memanas, pemerintah Israel mengejutkan dunia dengan dekrit resmi yang menyetujui penjajahan paksa wilayah Palestina.

Rencana ini meliputi penguasaan penuh Jalur Gaza dan relokasi paksa warga sipil Palestina ke wilayah selatan sebagai bagian dari strategi militer terbaru negeri Zionis tersebut.

Pemerintah Israel secara resmi telah menyetujui rencana baru yang melibatkan penjajahan secara paksa wilayah Jalur Gaza. Langkah ini diumumkan ketika serangan militer Israel terhadap wilayah Palestina itu terus berlangsung tanpa henti sejak Oktober 2023.

Dalam laporan yang disampaikan sejumlah media internasional, rencana tersebut bertujuan untuk memperkuat kendali militer penuh Israel atas wilayah Gaza. Langkah ini juga mencakup relokasi warga Palestina dari bagian utara ke bagian selatan wilayah tersebut.

“Rencana tersebut akan mencakup, antara lain, penaklukan Jalur Gaza dan penguasaan wilayah tersebut, serta pemindahan penduduk Gaza ke selatan untuk melindungi mereka,” ujar seorang pejabat Israel, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (6/5/2025).