Baca Juga: Viral Link Video 6 Menit 48 Detik Karyawan PT SMJ, Begini Reaksi Pihak Perusahaan
Klaim mengenai adanya versi full berdurasi beberapa menit kemudian ramai diperbincangkan. Sejumlah akun bahkan menyebutkan durasi spesifik, meski tidak disertai bukti valid. Situasi ini mendorong sebagian netizen berburu tautan yang diklaim sebagai video lengkap, baik melalui kolom komentar maupun pesan berantai di media sosial.
Namun hingga kini, belum ada satu pun tautan yang dapat diverifikasi kebenarannya. Sejumlah media siber mencatat bahwa sebagian besar link yang beredar justru mengarah ke situs tidak jelas, penuh iklan, atau meminta pengguna melakukan login tertentu. Pola ini menunjukkan adanya upaya memanfaatkan tren viral demi menarik klik semata.
Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa fenomena semacam ini kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Tautan palsu berpotensi mengandung malware, menjadi sarana pencurian data pribadi, atau sekadar mengarahkan pengguna ke laman dengan iklan berlebihan. Risiko tersebut kerap tidak disadari karena rasa penasaran yang lebih dominan.
Baca Juga: Mutasi Jilid II Pemkab Muna, Direktur RS dr LM Baharuddin dan Lima Camat Dilantik
