“Kami mencoba membangun lusinan aplikasi selama sejarah perusahaan, sebagian besar dari mereka tidak berhasil,” kata Zuckerberg dalam sesi kesaksian.

Dalam salah satu dokumen pengadilan, terungkap bahwa Zuckerberg pernah mempertimbangkan untuk memisahkan Instagram dari Meta pada tahun 2018. Keputusan itu, menurutnya, muncul karena kekhawatiran terhadap pengawasan antimonopoli yang makin meningkat di Amerika Serikat.

“Saya bertanya apakah harus mempertimbangkan langkah ekstrem memisahkan Instagram sebagai perusahaan terpisah,” ujar Zuckerberg seperti yang tercatat dalam dokumen pengadilan.

Pengakuan itu menjadi salah satu dasar bagi FTC untuk menilai bahwa akuisisi Meta terhadap dua platform besar ini bukan murni keputusan bisnis biasa, melainkan strategi sistematis untuk menguasai pasar dan melemahkan pesaing. FTC menyoroti pola 'beli atau kubur' yang diduga digunakan Meta dalam menghadapi pesaing yang mulai menunjukkan potensi signifikan.

Zuckerberg bahkan sempat meramalkan bahwa dalam 5 sampai 10 tahun ke depan, Meta bisa dipaksa untuk memisahkan dua aplikasi tersebut dari perusahaannya. Ramalan itu kini menjadi kenyataan, saat Meta dihadapkan dengan tuntutan FTC yang mendesak agar WhatsApp dan Instagram dilepaskan dari Meta sebagai bagian dari restrukturisasi untuk mengembalikan persaingan sehat di industri digital.