Baca Juga: Tarik Rp 48,8 Triliun APBN, Pembangunan IKN Kembali Dilanjutkan

"Pelaku prostitusi itu tawarkan jasa dengan harga antara Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu sekali kencan," ujar Bagenda Ali, dikutip dari Antara, Selasa (8/7/2025).

Tidak hanya itu, mereka menyewa kamar penginapan dengan tarif sekitar Rp 300 ribu per malam untuk melayani pelanggan. Kondisi ini menunjukkan betapa mudahnya praktik prostitusi menyusup ke wilayah yang sedang dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan nasional masa depan.

Lebih lanjut, Bagenda Ali menyebut bahwa para wanita yang terlibat tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari kota-kota besar lain di Indonesia.

"Pramunikmat atau PSK itu berasal Samarinda, Balikpapan, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta," ungkapnya.