JAKARTA, TELISIK.ID - Kehebohan melanda dunia perminyakan nasional setelah Kejaksaan Agung mengungkap dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) dari Pertalite menjadi Pertamax.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, bersama tiga petinggi Pertamina lainnya serta tiga pengusaha minyak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dugaan praktik curang ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Mengutip dari Tempo, Rabu (26/2/2025), dalam pengungkapan kasus ini, Kejagung menyoroti bagaimana BBM jenis RON 90 atau Pertalite dioplos menjadi RON 92 atau Pertamax, tetapi tetap dijual dengan harga yang lebih tinggi.

Publik pun mulai mempertanyakan, bagaimana cara memastikan kualitas BBM yang dikonsumsi sehari-hari?