RAQQA, TELISIK.ID - Fenomena penyusutan debit air Sungai Eufrat di wilayah Raqqa, Suriah, menarik perhatian luas warga sekitar. Masyarakat mendatangi tepian sungai setelah terlihat gundukan tanah berkilau yang diduga mengandung emas.
Surutnya aliran air membuat dasar sungai terlihat jelas di permukaan. Sejumlah warga terlihat menggali tanah siang dan malam dengan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop.
Harapan mereka adalah menemukan logam berharga yang mungkin telah lama terkubur di dasar sungai. Namun, seorang insinyur geologi, Khaled al-Shammari, mengingatkan agar fenomena ini tidak direspon gegabah, seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/8/2025).
Ia mengatakan fenomena ini menarik, tetapi masyarakat harus berhati-hati dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Ia menjelaskan, diperlukan kajian geologis lebih lanjut untuk memastikan kandungan material tersebut.
Sungai Eufrat yang memiliki panjang sekitar 1.740 mil dan mengalir dari Turki, melewati Suriah, hingga Irak, bukan hanya penting secara geografis tetapi juga memiliki nilai historis dan keagamaan. Dalam sejumlah kitab suci, sungai ini dikaitkan dengan peristiwa menjelang akhir zaman.
