“Itu artinya percepatan rotasi Bumi selama ini berubah-ubah,” jelas Leslie Morrison, astronom yang tergabung dalam tim penelitian tersebut, sebagaimana dikutip dari Tribunnews, Kamis (1/1/2026).
Perubahan ini juga terkonfirmasi melalui perhitungan ulang waktu terjadinya gerhana yang diamati dari Bumi sejak ribuan tahun lalu.
Leslie Morrison menjelaskan bahwa perlambatan ini secara teoritis memungkinkan durasi satu hari bertambah melebihi 24 jam. Namun, dampaknya tidak akan terasa dalam waktu dekat.
“Untuk bertambah satu menit saja, dibutuhkan sekitar 6,7 juta tahun,” ujarnya.
Dengan perhitungan tersebut, diperlukan waktu sekitar dua juta abad agar satu hari di Bumi mencapai durasi 25 jam.
