Pangkalan udara Manuhua sendiri diketahui berbagi landasan pacu dengan Bandara Frans Kaisiepo Biak. Dalam permintaan tersebut, tidak dijelaskan secara terperinci jumlah maupun jenis pesawat yang ingin ditempatkan oleh Rusia.
Namun Janes menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Rusia telah beberapa kali mengajukan permintaan mendaratkan pesawat pengebom jarak jauh Tupolev Tu-95 dan pesawat angkut Il-76 di tempat yang sama.
Baca Juga: Pintu Perang Dunia 3 Terbuka: Jenderal Nuklir Rusia Tewas Dibom dan Direspon Amerika
Menanggapi pemberitaan yang berkembang pesat, Juru Bicara Kementerian Pertahanan RI, Frega Wenas, membantah laporan tersebut secara tegas. Ia menyatakan bahwa tidak ada rencana apa pun terkait penempatan armada militer Rusia di wilayah Indonesia, khususnya di Papua.
“Laporan tersebut salah,” ujar Frega Wenas kepada media, menanggapi pemberitaan Janes yang ramai dibicarakan.
