JAKARTA, TELISIK.ID - Beberapa waktu lalu publik dikejutkan oleh penangkapan seorang pemuda yang disebut sebagai otak di balik nama besar hacker Bjorka.
Polisi menyebut sosok berinisial WFT, berusia 22 tahun, sebagai orang yang bertanggung jawab atas kebocoran data hingga upaya pemerasan terhadap bank swasta.
Namun, setelah penangkapan itu diumumkan, muncul postingan baru dari akun yang mengaku sebagai Bjorka asli dan menegaskan bahwa dirinya masih bebas berkeliaran.
Gelombang perdebatan pun tak terhindarkan. Akun Instagram bernama @bjorkanism mengunggah pesan yang seolah menepis klaim polisi.
“You think it’s me? Everyone uses my name, but you don’t realize I’m still free, the one who appeared in 2022,” tulis akun itu.
