JAKARTA, TELISIK.ID - Pengawasan mutu program makanan bergizi selama Ramadan diperketat setelah sejumlah temuan pangan tidak layak konsumsi muncul di berbagai dapur layanan.
Laporan lapangan mencatat adanya roti berjamur, buah berulat, hingga telur mentah dalam paket distribusi, sehingga operasional beberapa satuan pelayanan dihentikan sementara untuk evaluasi menyeluruh.
Langkah penghentian dilakukan pemerintah sebagai respons atas laporan hasil pemeriksaan kualitas menu Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Program yang ditujukan untuk menjaga asupan gizi penerima manfaat itu kini memasuki masa pengetatan standar, terutama pada proses produksi, penyimpanan, dan distribusi makanan selama bulan puasa.
Tindakan tegas diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah menemukan puluhan pelanggaran standar mutu pangan. Penghentian sementara disebut sebagai bagian dari mekanisme pengendalian kualitas yang wajib diterapkan agar risiko kesehatan dapat dicegah sejak awal.
