Selain memberikan klarifikasi, BGN juga mengimbau seluruh yayasan, pengelola SPPG, pemasok bahan pangan, serta masyarakat agar selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi lembaga. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat memengaruhi pelaksanaan program di lapangan.

"Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," tegas Nanik.

Menurutnya, koordinasi antara BGN, pengelola SPPG, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya terus dilakukan secara berkelanjutan. Upaya tersebut bertujuan memastikan distribusi layanan MBG berjalan lancar, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Kualitas Makanan Salah Satu Alasan Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

BGN juga menekankan bahwa keberlangsungan pelayanan kepada penerima manfaat tetap menjadi prioritas utama. Oleh sebab itu, seluruh pihak diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengedepankan komunikasi melalui jalur resmi apabila menemukan persoalan di lapangan.