JAKARTA, TELISIK.ID - Isu transfer data warga negara Indonesia ke Amerika Serikat memicu perdebatan setelah munculnya kabar bahwa kesepakatan dagang Indonesia-AS turut membahas data digital.

Presiden Prabowo Subianto pun menanggapi hal ini dengan menyatakan bahwa negosiasi terkait hal tersebut masih terus berlangsung dan belum ada keputusan final.

“Ya nanti itu sedang, negosiasi berjalan terus,” ucap Prabowo dalam acara Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (26/7/2025).

Komentar ini muncul di tengah kekhawatiran publik mengenai potensi pelanggaran privasi jika data warga negara benar-benar ditransfer ke luar negeri.

Kesepakatan yang dimaksud merujuk pada Pernyataan Bersama tentang Kerangka Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Amerika Serikat-Indonesia. Dalam perjanjian tersebut, selain pengurangan tarif, juga dibahas mengenai penghapusan hambatan perdagangan digital, termasuk kemungkinan aliran data antarnegara.