Fenomena ini diperparah dengan munculnya layanan donasi di grup Telegram. Grup-grup ini meminta donasi kepada anggota untuk membuka akses ke video yang diklaim sebagai konten eksklusif milik Anggi.
Baca Juga: Heboh Video Vulgar Devita Tengger 1 Menit 50 Detik Viral di Medsos, Netizen Ramai Buru Link Asli
“Kalau mau full-nya harus kirim dana dulu, baru bisa akses link-nya,” tulis salah satu admin grup tersebut.
Meski begitu, belum bisa dipastikan apakah akun OnlyFans yang dimaksud benar-benar milik Anggi. Data yang ada hanya menunjukkan bahwa nama dan wajahnya digunakan oleh beberapa akun di platform berbayar tersebut.
Hal ini memunculkan dugaan bahwa pihak-pihak tertentu memanfaatkan viralnya nama Anggi untuk menarik perhatian dan mendulang keuntungan.
