JAKARTA, TELISIK.ID - Virus Nipah, yang dikenal sebagai salah satu patogen mematikan dengan tingkat kematian hingga 75%, kembali menjadi sorotan dunia setelah dua kasus baru dikonfirmasi di negara bagian West Bengal, India.
Kedua korban adalah perawat berusia 25 tahun yang bekerja di rumah sakit swasta di Barasat, dekat Kolkata, dan gejala pertama muncul akhir Desember 2025.
Salah satu pasien masih dalam kondisi kritis dan menggunakan ventilator, sementara yang lain mengalami gangguan neurologis parah namun kini membaik.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan risiko penyebaran lebih lanjut rendah, karena India memiliki kapasitas untuk mengendalikan wabah ini, dilansir dari liputan6.com, Sabtu (31/1/2026).
Namun, memicu kekhawatiran di Asia, dengan beberapa negara seperti Thailand dan Malaysia meningkatkan screening di bandara untuk penumpang dari West Bengal.
