Ia menambahkan bahwa sejak lahir, bayi tersebut telah dirawat oleh pelaku lantaran ditinggal oleh ibu kandungnya yang merantau.
Menurut penjelasan polisi, saat itu terjadi adu argumen antara pelaku dengan ibu korban melalui sambungan telepon. Mereka memperdebatkan tanggung jawab dalam pengasuhan bayi, khususnya soal keuangan.
Baca Juga: Guru SMP Hilang Usai Terlihat di Puskesmas Buton Utara
Pelaku merasa terbebani karena tidak mendapat bantuan dari ibu korban, sementara menurut pelaku, ibu korban justru menikmati hidupnya di perantauan tanpa peduli pada kondisi anaknya.
"Pelaku mengaku kesal karena merasa tidak diperhatikan oleh ibu korban. Bahkan pelaku sempat mengancam akan menyakiti anak tersebut," tambah AKP Nirwan.
