Para PSK di Okubo memasang tarif mulai dari 15 ribu yen hingga 30 ribu yen atau sekitar Rp1,8 juta hingga Rp3,6 juta per sesi. Namun, persaingan dan kondisi ekonomi membuat beberapa di antaranya terpaksa menurunkan harga untuk tetap mendapatkan pelanggan.

Menurut Ria, daya beli pria Jepang saat ini mulai menurun, sehingga banyak PSK yang memilih untuk melayani pelanggan asing.

“Orang asing biasanya enggak negosiasi harga dan biasanya akan memberikan uang lebih banyak,” ujar Ria.

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh Azu, seorang PSK berusia 19 tahun. Ia menyebutkan bahwa pelanggan asing biasanya tidak keberatan membayar harga yang lebih mahal dibandingkan pria lokal Jepang.

“Skenario terbaik, aku bisa meminta 20 ribu yen (Rp2,4 juta) per orang per jam dengan sebuah kondom,” kata Azu.