Arata menyatakan bahwa satu-satunya cara efektif untuk menekan maraknya wisata seks adalah dengan mengubah hukum yang berlaku di Jepang. Saat ini, hukum di Jepang hanya menyasar PSK dengan ancaman denda atau penjara, sedangkan pelanggan tidak dikenai sanksi.

Menurut Arata, kebijakan semacam itu membuat para pelanggan merasa bebas dari tanggung jawab hukum. Ia berharap ada perubahan sistem hukum yang juga menargetkan pengguna jasa, bukan hanya pelaku. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin