Baca Juga: Namanya Mencuat di Musda Golkar Sultra, Irham Kalenggo Ngaku Masih Junior
Menurutnya, penggantian tersebut tidak tepat karena penggantinya adalah anak dari Herry Asiku yang berdomisili di Jakarta, sehingga tidak terlibat aktif dalam kegiatan partai di Konut.
“Bagaimana bisa aktif jika dia tinggal di Jakarta?,” ungkap Safrin kepada telisik.id, Selasa (8/4/2025).
Ia juga menambahkan, akibat pergantian ini, banyak kader Golkar di Konut yang memilih untuk berpindah ke partai lain, menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan tersebut.
Selain itu, Safrin juga mengkritik manajemen kepemimpinan Herry Asiku yang dianggapnya lemah, yang berpengaruh pada penurunan prestasi partai, termasuk berkurangnya kursi di provinsi.
