Baca Juga: Kisah Jennifer Grout, Penyanyi Amerika Merdu Bahasa Arab hingga Masuk Islam
Ketika kekosongan tumbuh, pesta-pesta yang ia ikuti menjadi membosankan, dan terjebak dengan citra seksi dan teman-teman hipster tidak mengeluarkan yang terbaik. Ia telah belajar di beberapa sekolah terburuk dan juga sekolah terbaik di dunia, memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan ke berbagai negara, bekerja dalam pekerjaan yang sangat beragam seperti yang dapat Anda bayangkan mulai dari seorang pramusaji, bekerja di perusahaan, model hingga penerjemah militer.
Selama masa penelitian, penggalian, dan pencarian yang tulus, seorang teman Muslimnya yang baik bertanya apakah ia pernah belajar sesuatu tentang Islam.
"Memang, saya belum. Saya ingin berpikir bahwa saya tahu sedikit tentang Kekristenan dan sedikit tentang Yudaisme tetapi agama Ibrahim yang ketiga, saya tidak tahu apa-apa tentang itu," tuturnya dikutip dari Islampos.com.
Ia pikir jika kebenaran dan Islam berasal dari tradisi yang sama, pasti ada juga petunjuk dalam Islam untuk dipelajari. Jadi, ia mulai membaca, dan membaca, dan membaca, dan ia tidak bisa berhenti. Ia benar-benar asyik dengan ajaran Islam sejak awal. Seperti disinggung sebelumnya, Islam berarti ‘tunduk pada satu-satunya Tuhan’. Dan, seorang Muslim adalah seseorang yang tunduk kepada satu-satunya Tuhan.
