Ia sudah menjalani profesinya sebagai pedagang minuman dingin sejak bertahun-tahun lamanya. Sebelum menjadi seorang pedagang, Wanuri pernah bekerja serabutan, apa pun ia geluti demi memenuhi kebutuhannya dan kebutuhan hidup keluarganya.

Baca Juga: Tukang Becak Ini Menabung 15 Tahun untuk Bangun Rumah Sendiri

Suami Wanuri, Lahariah (63) yang sering sakit-sakitan dan tidak mampu lagi bekerja, membuat Wanuri harus berjuang dan bekerja lebih keras seorang diri demi menghidupi keluarga. Meski keadaan memaksanya menjadi tulang punggung keluarga, Wanuri tidak pernah mengeluh.

Setiap hari Wanuri memperoleh penghasilan yang tidak menentu, terkadang Rp 200.000 per hari kadangkala juga lebih, jika dihitung Wanuri mampu menghasilkan Rp 500.000 perbulan. Hasil yang tidak seberapa untuk bisa menghidupi 5 orang anak.

Wanuri juga tinggal bersama 5 orang anaknya, Ardiyan, Slamet, Musdalifah, Hasriyani dan Esti. Wanuri yang penghasilannya pas-pasaan tetap mampu membiayai pendidikan mereka, meski sebagian anaknya tidak lagi bisa menyelesaikan pendidikan.