Baca Juga: Konut Mulai Terapkan SE Menteri Agama Tentang Pengeras Suara
“Baru pertemuan pertama saya udah mendapatkan masukan dan saran. Kita akan coba mengakomodirnya, hingga saat dibuka kembali, bisa kembali ramai dengan pengunjung,” tuturnya.
Baca Juga: Berkunjung ke Kolut, Basarnas Kendari Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor SAR
Sementara itu, keinginan agar aktivitas jual beli kembali bergelora di kawasan wisata kuliner tersebut diungkapkan Sartini Togala dan Sasli. Keduanya mantap berkata jika vakumnya mereka berjualan bukan karena ketidak adaan modal. Tapi lebih karena berkurangnya jumlah pengunjung, yang disebabkan, larangan beraktivitas berjualan di masa masa pandemi COVID-19 melanda.
Sartini Togala berharap agar fasilitas penunjang, seperti ketersediaan air dan fasilitas jaringan wifi kembali disediakan. Mengingat sebelumnya, utamanya pasokan air, para pedagang yang patungan membeli air untuk digunakan sebagai pencuci bekas makanan.
