Untuk mendapatkan manfaat dari Al-Qur'an dan menghidupkannya, kata Ibnul Qayyim dalam kitab al-Fawa'id, seseorang mesti memusatkan hati ketika membaca dan menyimaknya, memfokuskan pendengaran serta menghadirkan diri seperti halnya Nabi saat menerima Al-Qur'an. Karena sejatinya, Al-Qur'an itu merupakan petunjuk bagi manusia. Semakin seseorang menjauh dari Al-Qur'an, berarti ia menjauh dari petunjuk Allah. Al-Qur'an adalah petunjuk hidup orang beriman, dan karena itu ia dihidupkan, bukan dijauhkan, apalagi dimatikan. (C)
Reporter: Irawati
Editor: Haerani Hambali
