Baca juga: Sembuh dan Positif COVID-19 di Sultra Bertambah Lima Orang

“Karena kalau daging ini sudah dicuci, maka harus segera diolah, sebab bila tidak bisa saja akan tidak segar lagi. Makanya banyak warga bawa daging kurbannya ke tempat penggilingan,” katanya.

Senada dengan itu, Sri Sulastri, salah satu ibu rumah tangga yang menggunakan jasa tersebut memprediksi tempat penggilingan daging beberapa hari setelah Idul Adha akan ramai dan bisa-bisa orang akan berdesak-desakan.

Awalnya, dia mengaku akan menggiling daging kurbannya sekitar seminggu atau dua minggu pasca Idul Adha untuk menghindari desak-desakan.

Hanya saja, kata dia, karena daging kurban yang dia terima cukup banyak dan kulkasnya tidak muat lagi untuk menampungnya, sehingga mau tidak mau di harus cepat mengolah beberapa dagingnya agar tidak busuk jika tidak disimpan dalam kulkas.