Tan Malaka atau Ibrahim gelar Datuk Sutan Malaka, adalah seorang putra minang yang cerdas dan militan. Lahir pada tgl 2 Juni 1897, di Nagari Pandam Gadang, Gunuang Omeh, Lima Puluh Kota, Sumatra Barat.

Beliau wafat pada 21 Februari 1949 di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, pada umur 51 tahun.

Belian adalah seorang intelektual dan kaum terpelajar yang menguasai 8 bahasa dengan fasih yakni Minang, Indonesia, Belanda, Rusia, Jerman, Mandarin dan Tagalog.

Juga tidak kurang dari 26 Buku yang telah ditulisnya, yang jadi referensi penting para Tokoh pergerakan pada Pra Kemerdekaan. Selain Buku yang jadi master mindnya yaitu Madilog dan Gerpolek, Beliau juga sudah menulis buku tentang Indonesia Merdeka yaitu Naar de Republiek Indonesia pada tahun 1924.

Memang beliau sejak muda, perjuangannya memilih jalan sunyi publikasi. Namun bukan berarti kita dapat melupakannya sehingga tidak masuk dalam Kamus Sejarah Indonesia.