Aris juga menegaskan, operasi SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
"Basarnas Kendari khususnya Pos SAR Wakatobi dan Pos SAR Baubau akan menindaklanjuti dengan melakukan pemantauan setiap informasi yang terkait dengan keberadaan nelayan tersebut hingga beberapa hari ke depan," tambahnya.
Sebelumnya, pada Selasa (9/6/2020), istri korban, Munufia, melaporkan bahwa long boat yang digunakan suaminya mencari ikan ditemukan oleh nelayan lain di sekitar perairan Lasalimu, Buton, dalam keadaan kosong hanya ditemukan telepon seluler milik korban.
Pada saat itu, keluarga korban dan masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian, namun hasilnya nihil. Tim rescue Pos SAR Wakatobi pun diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan menggunakan RIB membawa peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan pertolongan. Namun korban tidak berhasil ditemukan.
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
