Oleh: Efriza

Dosen Ilmu Politik di Beberapa Kampus dan Owner Penerbitan

GURU dihormati dan dianggap pahlawan tanpa tanda jasa. Itu dulu. Sekarang, sepertinya telah luntur rasa menghormati dan menghargai kerja Guru. Perubahan sikap dan pola pikir dari banyak masyarakat seolah menempatkan Guru sekadar pekerja.

Saat ini hal langka, pandangan dan sikap yang menempatkan guru layaknya orang tua dari anak-anak kita di sekolah. Sekarang yang terjadi sebaliknya, Guru diawasi layaknya seorang pengajar yang tidak punya ilmu dalam mendidik dan mengajar.

Seolah kewajaran, ketika kita mendengar guru dikriminalkan gara-gara ia sedang memberikan pendidikan terhadap anak-anak di sekolah. Bahkan, yang terjadi seolah orang tua didik menjadikan guru layaknya “musuh,” ada orang tua yang memberikan “bogem” terhadap guru, lebih horror lagi adanya kasus Guru yang sampai buta mata sebelah kanan permanen akibat diketapel orang tua murid.