Akan berapa banyak lagi kita butuh korban perempuan dan anak untuk memulai perubahan? Sakit akibat penyakit mungkin bisa sembuh dengan cepat namun trauma ini akan berbeda dampaknya kepada setiap orang, ada yang bisa tegar, mudah melupakan dan menerima takdir dengan pasrah, namun ada yang justru dendam dan akan membalas dengan perlakuan yang sama kepada orang yang berbeda.
Dari sisi hukum juga sangat berpengaruh terhadap berkurang atau bertambahnya kasus, kebiri tidak akan berjalan efektif jika pendidikan, ekonomi, kesehatan, keamanan dan kebutuhan pokok tak terpenuhi dengan baik individu perindividu. Sebab semua aspek itu memang saling berkelindan.
Tak bisa satu menguatkan yang lain atau sebaliknya, dan pasti! Kapitalisme dengan sistem politik demokrasinya akan sangat kesulitan menerapkan hal ini. Rakyat butuh edukasi tentang takwa, dan negarapun yang menerapkan harus konsisten. Semua itu hanya ada dalam sistem Islam.
Kita diperintahkan untuk berpegang teguh pada tali (agama) Allah, sebab dengannya kita akan kuat dan mampu menempuh kehidupan dunia ini lebih baik.
Allah SWT berfirman, "Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk (QS Ali Imran :103). Wallahu a' lam bishshowab. (*)
