Selain HIV/AIDS, kasus tuberkulosis (TB) juga banyak ditemukan di Bumi Sowite. Tahun 2024, tercatat 360 orang yang sensitif obat, empat orang TB resisten dan satu meninggal dunia akibat belum mengkonsumsi obat.

Lain lagi dengan penyakit malaria, ada 72 kasus. Tiga kasus malaria indigenous (penularan setempat) ditemukan di Wapunto, Waara, dan Tongkuno.

Untuk mengantisipasi terus bertambahnya kasus HIV/AIDS, TB dan malaria, Dinkes melibatkan instansi terkait yakni mengedukasi pekerja dari luar Muna untuk tidak membawa pulang penyakit ke kampung halaman.

Baca Juga: Polres Muna Cek Stok Sembako, Harga Naik Jelang Ramadan

Sementara itu, PC RSSH Provinsi Sultra,  Hasnawati, mengatakan, untuk penyakit HIV/AIDS, Muna menempati urutan ketiga setelah Kota Baubau dan Kota Kendari. Begitu juga dengan TB dan malaria.