Marsukat mengungkapkan pengalaman saat melakukan kunjungan ke wilayah operasional PT Vale di Luwu Timur. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat kondisi lingkungan di sekitar area operasional tetap terjaga, termasuk kawasan persawahan masyarakat dan danau yang berada di sekitar wilayah tambang.

Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi referensi penting dalam mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya tantangan yang masih dihadapi wilayah Kolaka, terutama terkait banjir musiman yang kerap berdampak pada kawasan persawahan di bagian selatan daerah tersebut.

"Ini menjadi PR bersama bagi pemerintah maupun perusahaan untuk terus mengantisipasi dampak cuaca agar operasional usaha tetap berjalan, namun iklim dan lingkungan kita tetap hijau," ujarnya.

Baca Juga: Program Emberisasi dan Maggot BSF PT Vale Tampil di Forum Lingkungan Internasional

Selain mendorong gerakan penanaman pohon, Marsukat juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga. Menurutnya, pemilahan sampah harus dimulai dari sumbernya agar volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan dapat dikurangi.