Menurut Arief, mahasiswa tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai penerima kebijakan. Mereka juga perlu diberi ruang untuk menyampaikan gagasan, kritik, maupun alternatif solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan.
“Mahasiswa harus terus didorong untuk tidak hanya menjadi objek dalam kebijakan pendidikan, tetapi juga mengambil peran sebagai bagian dari ekosistem yang memberikan gagasan, kritik, dan solusi. Karena itu, ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah menjadi penting,” ujar Arief, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2026).
Pendidikan Tinggi Perlu Merespons Perubahan Teknologi
Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam audiensi adalah kebutuhan pendidikan tinggi untuk tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Transformasi teknologi, perubahan karakteristik dunia kerja, serta perkembangan kecerdasan artifisial memunculkan kebutuhan baru terhadap kompetensi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi.
