"Kita tidak harus sudah fleksibel, punya pengalaman olahraga tertentu, atau langsung bisa mengikuti semua gerakan. Setiap orang punya proses dan kemampuan tubuh yang berbeda," jelas Dhea.

Fokus utama saat ini adalah mengenalkan yoga lebih luas kepada masyarakat Kendari, agar lebih banyak orang punya kesempatan untuk mencoba dan menemukan sendiri apakah aktivitas ini cocok bagi mereka.

Pesan yang ingin disampaikan melalui HOMA menurut dia, mulai membangun kebiasaan baik untuk diri sendiri. Tidak harus sesuatu yang besar. Bisa dimulai dari meluangkan waktu bergerak, beristirahat dengan lebih sadar, atau mencoba hal baru yang positif.

"Bagaimana kita merawat diri akan berpengaruh pada cara kita menjalani hari, menghadapi pekerjaan, mengambil keputusan, bahkan berinteraksi dengan orang lain. Wellness bukan hanya tentang apa yang kita lakukan untuk tubuh, tetapi juga bagaimana kita menjaga keseimbangan diri," tegas Dhea.

Dia menambahkan, setiap Minggu pagi pukul 07.00 Wita, HOMA mengadakan kelas yoga mingguan di lokasi yang berganti-ganti. Pendekatan ini sengaja dilakukan agar peserta bisa merasakan suasana yang berbeda, mulai dari yoga di pantai, yoga trekking di alam terbuka, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak.