Ia pun berharap agar pengelola homestay dapat merancang sanitasi dengan sangat baik, agar polusi yang ditimbulkan akibat aktivitas kepariwisataan tidak berdampak ke lingkungan. Melalui pelatihan itu dapat membawa dampak positif kepada pengembangan pariwisata ke depan.
Baca Juga: Pemkot Baubau Fokus Berantas Parkir Liar untuk Peningkatan PAD
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau, LM Idrus Taufiq Saidi mengatakan, pelatihan itu diharapkan para pelaku destinasi wisata, pegiat pariwisata, dan pelaku usaha dapat terus menjaga kelestarian objek daya tarik wisata. Hal ini sebagai implementasi wujud dari Saptapesona.
“Melalui pelatihan ini para pemilik usaha homestay dapat lebih professional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, dan ramah lingkungan,” tuturnya.
Salah seorang peserta, La Unang menuturkan, kegiatan itu sangat bagus dan membantu karena bisa mengetahui cara melayani tamu, menjaga kebersihan ruangan dan lainnya dan homestay di Baubau yang berjalan yaitu di Melai (Keraton).
