Kehadiran radar pada motor petualang menandai langkah Honda membawa teknologi bantuan pengendara yang selama ini identik dengan mobil ke dunia roda dua. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk mengurangi beban pengendara dalam perjalanan jauh, terutama di jalan tol dan lalu lintas padat, tanpa mengambil alih kendali penuh atas motor. Bagi pengendara touring, fitur ini bisa menjadi pembeda penting ketika memilih varian tertinggi.

Honda belum mengumumkan harga maupun tanggal penjualan Africa Twin 1150. Informasi tersebut diperkirakan menyusul mendekati peluncuran resmi di pasar masing-masing, dan calon pembeli di Indonesia masih harus menunggu konfirmasi dari Honda setempat mengenai varian mana yang akan dipasarkan.


Fireblade dan V3R 900 Melengkapi Panggung Honda

Selain Africa Twin, Honda juga memperbarui superbike CBR1000RR-R Fireblade 2027 dengan fokus yang lebih kuat pada kebutuhan balap WorldSBK. Tenaga puncaknya mencapai 217 daya kuda pada 14.500 rpm dengan torsi 114 Nm, sementara varian HRC Works Edition hadir sebagai basis homologasi balap dengan geometri yang lebih mudah disesuaikan dan suspensi Ohlins yang dapat diatur manual. Pembaruan ini menegaskan ambisi Honda memperbaiki performanya di kejuaraan dunia superbike.

Honda juga menampilkan versi produksi dari V3R 900 E-Compressor, motor naked dengan mesin V3 900 cc yang dibantu kompresor elektrik. Honda mengklaim performanya setara motor 1.200 cc, dan motor ini memakai tangki bahan bakar titanium, knalpot titanium, serta lengan ayun satu sisi. Spesifikasi lengkapnya belum diumumkan, tetapi kehadirannya menunjukkan arah teknologi Honda yang semakin berani bereksperimen dengan konfigurasi mesin yang tidak biasa.