BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Sejumlah mahasiswa dari Asosiasi Pemuda Advokasi Hukum dan HAM dan Aliansi Mahasiswa Sampolawa gelar unjuk rasa di kantor Bupati Buton Selatan (Busel), Kamis (3/6/2021).
Massa aksi memprotes kebijakan pemerintah Busel yang menghentikan sepihak honor 120 orang tenaga honorer Polisi Pamong Praja (Pol PP) dari 273 orang tahun anggaran 2021, tanpa melalui seleksi penilaian kinerja.
Padahal kebanyakan para honorer ini sudah bertahun-tahun mengabdi, bahkan telah melalui proses penggodokan pembaretan.
"Ini yang mau kita tanyakan, apa penilaian Pemda kemudian menghentikan honor mereka," tutur Koordinator Aliansi Mahasiswa Sampolawa, Agi Karama Hungga.
Sementara itu, Koordinator Asosiasi Pemuda Advokasi Hukum dan HAM, Yusuf Saputra menanyakan legitimasi SK yang diterbitkan pemerintah.
