BUTON TENGAH, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buton Tengah merencanakan akan menghilangkan honorer daerah (Honda) tenaga pendidik/guru honorer lingkup SMP ke bawah.

Kepala Dinas Pendidikan Buteng, Abdullah menjelaskan, memang rencananya Honda akan dihapuskan karena nantinya akan difokuskan ke PPPK.

"Iya Honda akan dihilangkan sebab insentif penggajian akan ditanggung langsung oleh APBN apabila telah lolos PPPK, bukan lagi dari APBD," ungkapnya Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Kelas 6 SD dan 9 SMP di Kendari Prioritas Diusul Belajar Tatap Muka

Ia menambahkan, PPPK dimaksudkan untuk mengakomodir semua tenaga honorer (guru) untuk bisa memperoleh kesejahteraan berdasarkan kesepakatan  kontrak kerja dalam jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.