Baca juga: Sehari Jelang Pilkada Ratusan Penumpang Padati Pelabuhan Kendari-Wawoni
“Paling banyak honor yang diterima Rp 1.000.000 per bulan,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, H Bustam, Anggota Komisi 1 DPRD Sultra mengatakan, sebagai wakil rakyat Sultra, ia merasa bertanggungjawab atas aspirasi masyarakatnya. Menurutnya, permasalahan tenaga honorer K2 harus terselesaikan.
“Jadi sebetulnya K2 ini adalah sub sistem dari sistem honorer yang diakui oleh negara. Oleh karena itu, maka K2 harus diselesaikan karena dia (K2) sub sistem dari sistem. Jadi tidak ada alasan dengan cara apapun. K2 ini komitmen negara, hutang negara, jadi harus diselesaikan,” katanya
Ia juga mengatakan, dirinya tidak sependapat bahwa tenaga honorer K2 yang telah mengabdikan diri belasan hingga puluhan tahun itu tidak kompeten.
