"Saya minta kepada kawan-kawan tenaga honorer khususnya K2 untuk segera mendaftarkan diri menjadi ASN. Saya sangat yakin bahwa semakin tua umur pelamar dari unsur K2 misalkan umur 35 tahun ke atas akan semakin besar peluang  lulus karena masa pengabdianya sudah matang. Negara tentu akan menghargai setiap jerih payah seseorang yang telah mengabdi kepada negara," ungkapnya, Sabtu (15/5/2021).

Mantan Bupati Wakatobi itu juga menambahkan, sangat salut pada perjuangan honorer K2 yang tergabung  dalam Forum Honorer K2 OPD Provinsi (FHK2 Sultra) yang dipimpin Shean dan perkumpulan honorer K2 Indonesia  (PHK2I) Sultra yang pimpin oleh Katinem demikian juga koordinator pusat masing masing yakni Nurbaiti (FHK2 Sultra) dan Titi Purwaningsih (PHK2I) yang sangat  gigih meperjuangkan hak mereka untuk menjadi ASN sampai ke pusat.

"Atas kekuatan lobi dari mereka maka DPR RI bersama Kemen PAN-RB dan BKN   sepakat untuk membuka formasi PPPK non guru yang tadinya tertutup dan komitmen untuk memprioritaskan pemenuhan formasi tersebut dari honorer K2," tambah Hugua.

Rangkaian komitmen tersebut, lanjut Hugua, tertuang dalam kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI degan Kementerian PAN-RB dan BKN  pada Kamis 19 November 2020  dan  RDP pada Rabu 24 Maret 2021.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan 7,2 Guncang Kepulauan Nias, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami