“Gravitasi buatan, atau simulasi, sangat penting untuk hunian jangka panjang di luar angkasa,” tambah situs resmi tersebut.

“Hotel ini telah dirancang sejak awal untuk mengakomodasi bisnis, manufaktur, badan antariksa nasional yang melakukan penelitian gravitasi rendah, dan wisatawan antariksa yang ingin merasakan kehidupan di stasiun luar angkasa besar dengan kenyamanan gravitasi rendah dan nuansa hotel mewah," sambungnya.

Dikutip dari Republika.co.id, wisata antariksa telah banyak dilakukan oleh para miliarder. Namun, masih ada titik harga yang cukup luar biasa yang melekat pada setiap perjalanan luar angkasa, yang membuat sulit bagi banyak dari kita untuk benar-benar membayangkan menghabiskan cuti tahunan kita keluar dari dunia ini.

Tim Alatorre, chief operating officer Orbital Assembly, berpikir penghalang ini akan terangkat saat pariwisata ruang angkasa lepas landas.

“Tujuannya selalu memungkinkan sejumlah besar orang untuk hidup, bekerja, dan berkembang di luar angkasa,” kata Alatorre.