Pasca insiden itu, sambung Devi, Komandan Lanud El Tari Kupang langsung turun ke lokasi mengecek dan melihat kondisi pesawat dan para penumpang. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya cabin karpet saja yang terbakar.

"Penerbangan menuju Surabaya juga langsung ditunda sambil menunggu pihak maskapai menggantikan pesawat," terang Devi.

Sementara itu pemilik HP, Aprianto Nahak kepada Telisik.id menjelaskan, sebelum meledak, HP tersebut ia simpan dalam saku celana. Karena terasa panas ia pun mengeluarkan HP itu dan membuangnya ke cabin karpet.

Setelah dibuang ke cabin karpet, HP tersebut ternyata mengeluarkan asap. Ia pun kaget dan berusaha menginjak-injak HP itu untuk mematikan asap.

Namun, HP itu terus mengeluarkan asap bercampur api dan langsung membakar cabin karpet.