Oleh: Indarwati Aminuddin
Ombudsman telisik.id
Seorang wisatawan terduduk lesu di kursi ruang tunggu Bandara Haluoleo. Rencananya, sesuai tiket ia harus terbang dari Kendari ke Wakatobi pukul 2 siang, namun sejam lalu, pengumuman ground staff Wings Air menyampaikan bahwa pesawat delay karena cuaca.
Wisatawan itu tak sendiri, ia bersama dua temannya yang membaringkan diri di kursi bandara. Salahsatu dari mereka menyarankan untuk membatalkan penerbangan dan tinggal beberapa hari di Kendari, lalu selanjutnya ke Wakatobi, dengan kapal laut atau pesawat.
Salah seorang dari mereka bertanya, "Apa yang akan kita lakukan di Kendari?” Mereka bertiga lalu terdiam.
Ya, kegiatan wisata apa yang tersedia di Kendari?
Kendari bukan kota yang sepi. Puluhan tahun lalu, saat rumah rumah toko belum terbangun, kota ini dikenal sebagai kota yang penghuninya memiliki halaman luas, kota yang terhubungkan dengan jalur mangrove yang cantik, kota yang terhubungkan dengan pantai yang berpasir putih.
