Korban mengaku bahwa saat menjalani perawatan di rumah sakit, Bripda LRH kerap datang menjenguk, terutama di malam hari. Pada perawatan ketiganya, tepatnya di hari kedua, korban menyatakan bahwa Bripda LRH memaksanya untuk berhubungan badan.

"Setiap saya masuk rumah sakit, dia datang jenguk. Tapi yang ketiga kalinya, di hari kedua saya dirawat, dia memaksa saya berhubungan badan," ungkap korban A kepada awak media pada Selasa (29/4/2025 malam.

A mengaku, tubuhnya dalam kondisi lemas karena sedang diinfus saat kejadian tersebut berlangsung. Ia sempat menolak, namun Bripda LRH tetap memaksanya, hingga peristiwa yang tidak diinginkan itu terjadi.

“Saya sempat menolak, tapi dia memaksa saya hingga terjadi dan saat itu badan saya lemas dan sedang diinfus,” ucap A.

Korban juga mengungkapkan bahwa ia sempat berpura-pura hamil sebagai bentuk ujian terhadap tanggung jawab Bripda LRH. Namun, reaksi yang diberikan oleh Bripda LRH justru membuatnya kecewa.