Namun, penyebab utama keguguran bukanlah karena hubungan seksual, melainkan lebih sering disebabkan oleh kelainan kromosom pada janin.
Data menunjukkan bahwa sekitar 50 persen keguguran disebabkan oleh masalah genetika yang membuat janin tidak berkembang dengan baik. Ini berarti seks saat hamil bukanlah faktor penyebab keguguran, kecuali jika terdapat kondisi medis tertentu.
Kondisi yang Membutuhkan Perhatian Khusus
Meski hubungan seksual tidak menyebabkan keguguran pada kehamilan yang sehat, ada beberapa kondisi medis tertentu yang membuat ibu hamil disarankan untuk menunda aktivitas seksual.
Beberapa kondisi tersebut termasuk riwayat keguguran sebelumnya, gangguan plasenta, atau kondisi leher rahim yang sudah mulai membuka. Ibu hamil yang mengalami ketuban pecah dini atau kehamilan kembar juga disarankan untuk lebih berhati-hati.
