JAKARTA, TELISIK.ID - Hubungan seksual yang tidak aman, kebersihan organ intim yang kurang terjaga, serta infeksi tertentu menjadi faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker penis pada pria.
Kanker penis merupakan penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal pada jaringan penis (Mr P). Kondisi ini bermula ketika sel-sel sehat berkembang secara tidak terkendali hingga membentuk tumor yang berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk kelenjar getah bening.
Meski tergolong sebagai jenis kanker yang relatif jarang ditemukan, kondisi ini tetap perlu mendapat perhatian. Pasalnya, gejala awal kanker penis kerap menyerupai gangguan kulit atau infeksi ringan sehingga sering diabaikan oleh penderitanya.
Selain faktor usia dan kebersihan organ intim, pola hubungan seksual yang tidak sehat juga masuk dalam kelompok faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut.
Pria yang sering berganti pasangan seksual atau memiliki penyakit menular seksual yang tidak ditangani dengan baik diketahui memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker penis.
