Di samping itu juga pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) serta obat-obatan umum yang berkaitan dengan infeksi yang ditimbulkan oleh virus tersebut di tingkat Puskesmas. Tentang latihan paramedis bisa dilaksanakan dengan metode online atau melalui youtube untuk tetap menjaga social distancing.
Hugua mengingatkan, Sulawesi Tenggara adalah daerah kepulauan yang mempunyai rentan kendali yang menantang khususnya angin dan gelombang laut yang tinggi. Makanya sulit membayangkan kegaduhan dan kepanikan petugas medis dan masyarakat desa jika wabah COVID-19 terjadi di pulau tertentu apalagi karena kendala angin dan ombak, pasien tidak bisa dirujuk ke rumah sakit yang umumnya berlokasi di ibu kota kabupaten.
Baca juga: Baca juga: Puncak COVID-19 Diprediksi Bulan Juli, Ketua MPR Minta Sultra Diperhatikan
“Saya berharap kepada Pak Gubernur, bupati dan wali kota mempunyai cara dan metode mitigasi bencana yang tepat dan harus teranggarkan dalam APBD masing-masing,” tambahnya.
APBD tersebut juga diperuntukkan membantu masyarakat yang terdampak akibat COVID-19 seperti PHK dan jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan yang tidak tercover oleh paket stimulus ekonomi dari pemerintah pusat.
