Menyikapi hal itu, Anggota Komisi II DPR RI Frakasi PDIP, Hugua, menekankan bahwa diperlukan komando yang tepat dan tegas soal strategi mitigasi bencana Corona secara tersistem dan terstruktur sampai ke desa pada daerah masing-masing sebelum darurat terjadi.
"Mesti sedia payung sebelum hujan, kata pepatah," ujar Hugua, Kamis (9/4/2020).
Baca juga: Akibat COVID-19 Pemerintah Tiadakan Rekrutmen CPNS dan PPPK
Lebih jauh, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sultra itu mengatakan, esensi otonomi daerah adalah kecermatan dan kecepatan kepala daerah mengambil keputusan dalam merealisasikan kebijakan pemerintah pusat di daerahnya.
Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan keputusan tegas bahwa, Indonesia Darurat Kesehatan pada akhir Maret 2020 lalu, tinggal bagaimana para gubernur, bupati dan wali kota menerjemahkan kebijakan tersebut untuk mengambil alih komando di daerahnya masing-masing tambahnya.
