"Jangan menunggu banyak kasus dan korban berjatuhan baru ambil langkah. Itu pasti sudah terlambat, karena yang ketahuan terinfeksi satu orang tapi ia sudah menularkan beberapa orang keluarga atau sahabatnya sebelum ia diisolasi,” ungkapnya.

Baca juga: Kekhawatiran COVID-19 Dinilai Berlebihan dan Akal-akalan Melegalkan Perampokan Uang Daerah

Makanya, pertambahan kasus selalu mengikuti deret ukur hingga mencapai puncak kurva.

Ia mencontohkan di Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga Rabu, (8/4/2020), sudah 10 orang positif terinfeksi virus Corona dan jika semua  penduduk diadakan rapid tes maka jumlahnya bisa lebih banyak.

"Jadi Sultra sudah diambang darurat, mesti Pemda sudah mengambil langka tegas," imbuhnya.