KONAWE, TELISIK.ID - Sebagai upaya dalam mengakselerasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Konawe, menggelar sosialisasi program stategis nasional.
Anggota Komisi II DPR RI, Ir Hugua dalam sosialisasi yang digelar Pemda Kabupaten Konawe, menuturkan, serapan PTSL di Kabupaten Konawe cukup tinggi. Sekitar 4.500 yang direncanakan sudah terserap 100 persen.
"Saya apresiasi pemda dengan telah mendorong PTSL atau prona istilah dulu, terserap tinggi di daerah Kabupaten Konawe. Tanah kan tetap, tidak bertambah, namun jumlah populasi kan selalu bertambah. Antara anggota keluarga baik anak dan orang tua, kerabat dekat dan sebagainya bisa bertengkar hanya gegara tanah yang tidak jelas eksistensinya," ujarnya, Minggu (5/11/2023) malam.
Oleh karena itu, ia meminta pada masyarakat untuk menggunakan kesempatan tersebut karena proyek ini segera berakhir dalam setahun ini. Ia menambahkan jika ini berakhir, masyarakat akan merogoh kocek cukup dalam bahkan membutuhkan biaya sebesar Rp 4-10 juta per petaknya. Sedangkan dengan PTSL ini hanya perlu membayar Rp 350 ribu untuk harga materai dan patok pembatas.
"Saya juga mengimbau pada pemda yang serapannya rendah untuk segera mendorong camat, lurah, kepala desa untuk bahu membahu membantu aparat pertanahan lokal," bebernya.
