Warga tampak berupaya menyelamatkan barang-barang rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan oleh banjir.
Sebagian warga juga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun area yang lebih aman.
Hingga kini belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Namun, data sementara terdapat ratusan rumah yang berdampak.
Salah seorang warga, Zartini, mengatakan air mulai masuk ke permukiman warga sejak Minggu dini hari. Saat itu, ketinggian air masih sebatas betis, namun terus meningkat beberapa jam kemudian.
"Air itu naik jam 4 tadi subuh tapi masih sebetis. Sekitar jam 10 sudah sampe pinggang mi kedalamannya," kata Zartini.
