Maulana dan warga lain tak dapat berbuat apa-apa pak karena drainase sudah tertutup oleh pohon lindung. Warga tak berani menebang pohon itu karena takut kena denda dari Pemerintah Kota Kendari.
Warga lainnya, Alexander, mengaku bahwa pihak RT telah beberapa kali bersurat di DLHK Kota Kendari namun hingga saat ini tidak ada tanggapan.
Baca Juga: Sejumlah Daerah di Sulawesi Tenggara Bakal Diguyur Hujan Malam Ini
"Ketua RT kami sudah beberapa kali bersurat, tapi tidak ada tanggapan, dan setiap kali hujan turun pasti rumah kami tergenang," ujar Alexander.
Warga sangat berharap dengan pemerintah kota saat ini, yang dipimpin Pj Asmawa Tosepu. Mereka berharap keluhan mereka ditanggapi.
